APLIKASI PANAS DINGIN DENGAN TERAPI KOMPRES DINGIN DALAM MENURUNKAN TINGKAT NYERI PADA ASUHAN KEPERAWATAN POSTOPERASI FRAKTUR

Muhammad Sowwam, Sudaryanto Sudaryanto

Sari


Latar Belakang: Fraktur merupakan istilah dari hilangnya kontinuitas tulang, tulang rawan, baik bersifat total maupun sebagian, juga patah tulang yang disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik. Terapi kompres dingin ini dapat memperlambat atau menghentikan perdarahan, memperlambat aktivitas bakteri, meredakan nyeri, mengurangi pembengkakan, dan mengontrol nyeri. Tujuan untuk menganalisis terapi kompres dingin dalam menurunkan tingkat nyeri pada post operasifraktur. Metode Penelitian:penulis menggunakan metode studi kasus dengan pendekatanproses keperawatan meliputi wawancara, observasi, dan pendokumentasian yang diambil dari catatan asuhan keperawatan selama 2 kali 24 jam kepada 1 pasien. Hasil: dari study kasus penulis mendapatkan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik.Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah aplikasi panas/dingin dengan terapi kompres dingin. Evaluasi menunjukkan Sebelum diberikan kompres dingin pada hari pertama didapat hasil skala nyeri 8, setelah 3 hari diberikan kompres dingin skala nyeri turun menjadi 2. Kesimpulan: Terapi kompres dingin dapat menurunkan tingkat nyeri pada asuhan keperawatan post operasi fraktur.

Kata kunci: Fraktur, terapi kompres dingin, nyeri.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


-


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.