MANAJEMEN NYERI DENGAN KOMBINASI TEHNIK RELAKSASI NAPAS DALAM DAN PEMBERIAN ANALGETIK DALAM MENURUNKAN NYERI PADA CEDERA KEPALA RINGAN

Septy Nur Aini, - Sudaryanto, Irena Nilasari

Sari


Latar belakang : Trauma adalah luka, khususnya yang disebabkan oleh cedera fisik yang tiba-tiba. Nyeri merupakan masalah yang serius yang harus direspons dan di intervensi dengan memberikan rasa nyaman, aman dan bahkan membebaskan nyeri tersebut. Manajemen nyeri adalah satu bagian dari disiplin ilmu medis yang berkaitan dengan upaya-upaya menghilangkan nyeri. Penanganan nyeri bisa dilakukan secara farmakologi yaitu dengan pemberian analgesik. Sedangkan secara non farmakologi melalui distraksi, relaksasi, kompres hangat atau dingin, aromaterapi, hypnotis, dll. Pengkombinasian antara teknik non farmakologi dan teknik farmakologi adalah cara yang efektif untuk menghilangkan nyeri terutama nyeri yang sangat hebat yang berlangsung berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Manajemen Nyeri dalam Menurunkan Nyeri pada Asuhan Keperawatan Trauma : Cedera Kepala Ringan (CKR) Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sampel dalam penulisan ini Ny. S, sedangkan proses pengumpulan datanya adalah dengan metode observasi dan pemeriksaan, wawancara, metode pengukuran serta dokumentasi. Intervensi studi kasus adalah manajemen nyeri. Hasil Penelitian: Diagnosis utama adalah nyeri akut. Terdapat perubahan penurunan nyeri sebelum dan sesudah pemberian manajemen nyeri, dimana sebelum dilakukan manajemen nyeri didapatkan skala nyeri 5 dan setelah dilakukan intervensi didapatkan skala nyeri 3. Simpulan: Manajemen nyeri dengan menggunakan kombinasi tehnik napas dalam dan pemberian analgetik dapat menurunkan nyeri pada pasien Cedera Kepala Ringan (CKR).

Kata kunci : Cedera Kepala Ringan, Manajemen Nyeri, Nyeri


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.