PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI MENGENAI PROSPEK KERJA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA AKADEMI KEPERAWATAN YAPPI SRAGEN

Siti Rofiatun Rosida, - Kunaryanti

Sari


Latar Belakang :Motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada pelajar yangsedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku, pada umumnya denganbeberapa indikator atau unsur yang mendukung seperti adanya hasrat dankeinginan untuk berhasil, adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar, adanyaharapan dan cita-cita masa depan, adanya penghargaan dalam belajar, adanyakegiatan yang menarik dalam belajar, adanya lingkungan belajar yang kondusif..Untuk menganalisa pengaruh pemberian informasi terhadap motivasi belajar mahasiswa Akademi Keperawatan YAPPI Sragen. Metode: Penelitian ini menggunakan metode One group pretes-postest design yang merupakan desain pre eksperimental dengan tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian informasi mengenai prospek kerja terhadap motivasi belajar mahasiswa Akademi Keperawatan YAPPI Sragen. Berdasarkan teknik probability stratified random sampling, diperoleh sampel berjumlah 167 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan tingkat. Pengukuran motivasi belajar dilakukan pada kelompok intervensi dengan cara memberikan pretest dan pos-test melalui kuesioner sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Untuk menganalisa pengaruh pemberian informasi mengenai prospek kerja terhadap motivasi belajar mahasiswa sebelum dan sesudah pemberian informasi dilakukan dengan mengolah data. Hasil: Bahwa pemberian informasi mengenai prospek kerja berpengaruh terhadap motivasi belajar pada mahasiswa Akademi Keperawatan YAPPI Sragen. Kesimpulan: Dari penemuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian informasi mengenai prospek kerja efektif terhadap peningkatan motivasi belajar

mahasiswa.

Kata Kunci: Informasi, prospek kerja, motivasi belajar.


Referensi


Astaqauliyah.(2006). Peranan organisasi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi kerja. http://astaqauliyah.com /2006/05/20/ kerja Di akses tanggal 14 Desember 2010.

Azwar, S. (1995). Sikap Manusia : Teori dan Pengukurannya. (Edisi ke-2). Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Depdiknas. (2007). http ://akreditasi.unair.ac.id/folderfile/standar%202.doc. Diakses tanggal 12 Desember 2011.

Dermawan,D. (2010). Keperawatan Profesional. Yogyakarta : Gosyen Publishing.

Effendi, N. (1998). Perawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta : EGC.

Hamalik, (2001).Pengertian Motivasi. http ://saptarigeg.blogspot. Di akses tanggal 21 Desember 2010.

Nursalam, (2002). Unsur Belajar. http://www.scribd.com/doc/44039057. Di akses tanggal 18 Desember 2010.

Nursalam. (2002). Manajemen Keperawatan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam, (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Pujadi, Arko. (2007). http://www.ubm.ac.id. Di akses tanggal 16 Desember 2010.

Purnomowati, S. (2008). Kebutuhan informasi dan perilaku pencarian informasi. http://www.pdii.lipi.go.id/ --peneliti-lipi-di-serpong.html. Di akses tanggal 21 Desember 2010.

Salam, H Nurhanudin (2004). Motivasi _unsur _belajar. http://www.4shared.com/file/S9H_MApI/.html. Di akses tanggal 18 Desember 2010.

Setiawan, A. (2008). Info Lowongan Kerja. http://www.kerjakarir.info/2009/04/lowongan-kerja-perawat-terbaru/. Di akses tanggal 18 Desember 2010.

Siagian, S. P. (1995). Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta : Rineka Cipta.

Soeroso, S (2003). Pengertian Motivasi. http: //www.scribd.com/doc/44039057. Di akses tanggal 20 Desember 2010

Uno, (2006). Peranan motivasi dalam belajar.. http ://hbis.wordpress.com/2010/06/08/ /. Di akses tanggal 20 Desember 2010

Winardi, (2007). Proses Motivasi Dasar.. http: //repository.usu.ac.id /bitstream/ 123456789/ 20054/4/Chapter%20II.pdf. di akses tanggal 21 Desember 2010

Zulkarnain, S. (2008). Hubungan Kontrol Diri dengan Kreativitas Pekerja. http://dunia psikologi.dagdigdug.com/files/2008/12/kontrol-diri-dan-kreativitas-kerja .pdf. di akses tanggal 14 Desember 2010


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.